Sejarah PCI Hingga PCI Express


Assalamualiakum wr.wb
Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas  tentang sejarah bus PCI hingga bus PCI Express  

                                                     Peripheral Component Interconnect (CPI)


                                                               Three 5-volt 32-bit PCI

Interkoneksi komponen periferal (bahasa Inggris: Peripheral Component Interconnect) adalah bus yang didesain untuk menangani beberapa perangkat keras. PCI juga adalah suatu bandwidth tinggi yang populer, prosesor independent bus itu dapat berfungsi sebagai bus mezzenine atau bus periferal[1]. Standar bus PCI ini dikembangkan oleh konsorsium PCI Special Interest Group yang dibentuk oleh Intel Corporation dan beberapa perusahaan lainnya, pada tahun 1992. Tujuan dibentuknya bus ini adalah untuk menggantikan Bus ISA/EISA yang sebelumnya digunakan dalam komputer IBM PC atau kompatibelnya. 
Bus PCI tidak tergantung prosesor dan berfungsi sebagai bus peripheral. Bus ini memiliki kinerja yang cukup tinggi untuk sistem I/O berkecepatan tinggi. Bus ini dapat berjalan pada kecepatan 33 MHz, dan memiliki interface sebesar 64 bit dengan lebar lajur 32-bit. Bus ini dapat ditemukan pada hampir semua komputer PC yang beredar, mulai dari processor Intel 486 karena memang banyak kartu yang menggunakan bus ini, bahkan hingga saat sekarang ini. Bus ini dikontrol oleh chipset pengatur memori (northbridge, Intel MCH) atau Southbridge (Intel ICH, atau NVIDIA nForce MCP). 
Istilah PCI (Peripheral Component Interconnect) Express adalah scalable I/O (Input / Output) teknologi bus serial yang menggantikan PCI bus paralel sebagai fasilitas standar pada sebuah motherboard yang dibuat pada awal 1990-an sampai 2004, dan pada akhir tahun 2004, slot PCI Express mulai muncul standar slot yang baku dengan proses transisi bertahap. 
Standard yang berlaku sampai saat ini mengizinkan penggunaan sampai 64 saluran data pada kecepatan 66 MHz, untuk kecepatan transfer data 528 Mbyte/S, atau 4,224 Gbps, tetapi bukan hanya kecepatan tinggi yang membuat PCI menjadi pilihan, PCI secara khusus dirancang untuk memenuhi kebutuhan ekonomis I/O dari system modern, PCI memerlukan lebih sedikit keeping untuk mengimplementasikan dan mendukung bus lainnya yang terhubung dengan bus PCI. 

                                                         Motherboard dengan dua 32-bit PCI slot dan dua ukuran dari PCL Express slots

Intel yang pertama kali memperkenalkan teknologi PCI pada tahun 1991 untuk menggantikan bus ISA/EISA, yang kemudian diambil alih oleh PCI Special Interest Group (PCI-SIG) yang direvisi pada tahun 1993. Cukup tangguh untuk bertahan lebih dari satu dekade, dengan bandwidth yang tersedia total hanya 133 MB /ps dibagi antara slot yang berarti bahwa perangkat dapat menangani tingginya permintaan sumber daya meskipun cepat ngedrop. Pada tahun 1997, masalah ini mulai diatasi dengan penerapan slot AGP terpisah (Accelerated Graphics Port) dengan bandwidth khusus, langkah lainnnya diambil di tingkatan chip, bersamaan dengan komponen yang terintegrasi, yang membantu untuk memperpanjang kinerja PCI. Namun, dengan munculnya jenis SATA, RAID, Gigabyte Ethernet dan permintaan tinggi perangkat lain, sebuah model baru ternyata sangat diperlukan. Intel menjawab dengan mengeluarkan PCI Express, atau PCIe.
PCI Express memiliki beberapa keunggulan dibanding jenis-jenis PCI sebelumnya, tidak hanya untuk user, tetapi juga untuk produsen. Hal ini dapat diterapkan sebagai pemersatu I/O struktur untuk desktop, gadget, server dan workstation, dan dari sisi harga, PCI lebih murah daripada AGP untuk diterapkan di level board. Hal ini juga dirancang agar compatible dengan Sistem Operasi yang ada, dan driver perangkat PCI. 
PCI Express adalah sebuah koneksi point-to-point, yang berarti tidak berbagi bandwidth, tetapi berkomunikasi secara langsung dengan perangkat lain melalui sebuah saklar yang mengarahkan aliran data. Namun fitur yang paling berkelas adalah bandwidth yang lebih besar dan scalable yang dapat dicapai dengan menambahkan “lanes”. 
Peluncuran awal PCI-Express menyediakan tiga selera konsumen, yaitu x1, x2, dan x16. Jumlah tersebut merupakan jumlah jalur: x1 memiliki 1 jalur, x2 memiliki 2 jalur, dan seterusnya. Setiap jalur bi-directional terdiri dari 4 pin. Jalur memiliki tingkat pengiriman transfer 250 MBps di tiap arah untuk total 500 MBps, per lajur. 
Berikut adalah kecepatan lebar data maximum dari PCI. 
PCIe        Lanes                Pins        MB/ps                                  Purpose
  x1              1                      4           500 MBps                             Device
  x2              2                      8           1000 MBps = 1 GBps           Device
     x16            16                    64         8000 MBps = 8 GBps           Graphics Card 
Berikut jenis-jenis PCI dari masa ke masa:
·       PCI 1.0 Juni 1992 Spesifikasi asli PCI, yang memiliki lebar bus 32-bit atau 64-bit
·       PCI 2.0 April 1993 Spesifikasi ini mendefinisikan jenis konektor dan papan ekspansi
·       PCI 2.1 Juni 1995 Operasi 66 MHz diberlakukan; Perubahan pada latency; Adanya fungsi transaction ordering
·       PCI 2.2 Januari 1999 Fitur manajemen daya diberlakukan; Ada beberapa klarifikasi mekanika
·       PCI-X 1.0 September 1999 Spesifikasi PCI-X 133 MHz, sebagai tambahan bagi versi PCI 2.2
·       Mini-PCI November 1999 Spesifikasi PCI 2.2 untuk motherboard dengan form factor yang kecil (Micro-ATX)
·       PCI 2.3 Maret 2002 Pensinyalan 3.3 Volt; Penggunaan kartu yang bersifat low-profile
·       PCI-X 2.0 Juli 2002 Modus kerja 266 MHz dan 533 MHz; dukungan terhadap pembagian bus 64-bit menjadi segmen-segmen berukuran 16-bit atau 32-bit; Pensinyalan 3.3 Volt atau 1.5 Volt.
·       PCI Express 1.0 Juli 2002 PCI dengan cara transmisi serial, dengan kecepatan 2500Mb/s tiap jalur transmisi tiap arah, menggunakan pensinyalan 0.8 Volt, sehingga menghasilkan bandwidth kira-kira 250MB/s tiap jalurnya; Didesain untuk menggantikan PCI 2.x dalam sistem PC.



Daftar Pustaka:


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Norman Abramson